Ads 468x60px

Pages

Featured Posts

Resep Asam Sunti

Asam Sunti adalah sejenis bumbu dapur khas Aceh yang terbuat dari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) atau sering disebut belimbing asam/belimbing sayur yang dikeringkan, diberi garam, lalu dijemur di terik matahari berkali-kali hingga kering.

Cara membuatnya cukup mudah.
- Pilih belimbing wuluh yang besar-besar dan sudah masak. (kebanyakan masih berwarna hijau dan kadang agak kekuning-kuningan)
- Hari  ke 1 Kalau cuacanya bagus (sebaiknya asam sunti dibuat saat udaranya sedang cerah, untuk menghindari belimbingnya busuk) jemur belimbing wuluh dan tempatkan di dalam "Ji-ee" atau wadah yang lebar, klo ga ada boleh juga taro belimbing beralaskan plastik. Jemur seharian. Ketika malam masukkan kedalam rumah, supaya klo hujan tidak kebasahan dan berair.

- Hari ke 2, Jemur lagi belimbing wuluh diterik matahari, sampai semuanya berwarna kuning agak keemasan. ketika malam hari taburkan garam sedikit banyak secara merata pada belimbing. 

- Hari ke 3, Pagi harinya, biasanya belimbing akan mengeluarkan cairan karena garam yang semalam kita tambahkan, buang airnya, dan jemur kembali belimbingnya, sampai sore. Dan ketika malam jangan lupa menambahkan garam lagi pada belimbing.

- Hari ke  4, jemur lagi belimbing, sampai berwarna kecoklatan dan agak mengering. Dan apabila belimbing sudah mengering. Angkat, tambahkan garam dan simpan didalam wadah tertutup.


Biasanya setelah hari ke 4, asam sunti belum langsung bisa digunakan karena masih terlalu asam dan berlendir. Asam sunti baru bisa digunakan biasanya sebulan kemudian.
Asam Sunti bisa bertahan sampai lama.